Penampilan Lisa BLACKPINK di Coachella 2026 Picu Tuduhan Tak Berdasar tentang “Ritual Demonik”
HALLYUZONE.COM – Penampilan Lisa BLACKPINK bersama Anyma di Coachella 2026 memicu beragam reaksi di media sosial. Namun, sebagian komentar justru berkembang menjadi tuduhan tak berdasar yang menyebut penampilan tersebut sebagai “ritual demonik”.
Pada pekan kedua Coachella 2026, Lisa tampil membawakan lagu “Bad Angel” dalam set Anyma setelah kolaborasi mereka sebelumnya sempat tertunda pada pekan pertama. Penampilan itu menarik perhatian besar karena menampilkan visual CGI berukuran besar dan konsep panggung yang dinilai futuristis.
Di tengah ramainya pembahasan, seorang YouTuber bernama Taylor Alesia mengunggah video yang mengaitkan sejumlah elemen pertunjukan dengan simbol-simbol keagamaan. Ia menyoroti nama set “Eden”, waktu tampil tengah malam, hingga konsep visual yang menurutnya memiliki makna tertentu.
Dalam videonya, Alesia juga menghubungkan busana Lisa bertajuk “Omen” serta penggunaan alter ego dengan klaim bahwa kesuksesan sang idol dipengaruhi “roh jahat”. Pernyataan tersebut kemudian menuai respons beragam dari warganet.
Di luar kelompok penonton yang percaya pada klaim itu, banyak pengguna media sosial justru menganggap tuduhan tersebut berlebihan dan tidak masuk akal. Sejumlah komentar bahkan menilai interpretasi itu terlalu jauh dan tidak memiliki dasar yang jelas.
Meski kebebasan beragama merupakan hal yang dihormati, sejumlah pihak mengingatkan bahwa penafsiran yang terlalu ekstrem dapat berujung pada kesimpulan yang menyesatkan. Hingga kini, tidak ada bukti yang mendukung tuduhan bahwa penampilan Lisa dan Anyma merupakan bagian dari ritual tertentu.
Penampilan tersebut tetap menjadi salah satu sorotan Coachella 2026, baik karena kolaborasinya maupun karena perbincangan luas yang menyusul di media sosial.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya